Translate

Selasa, 30 Juli 2013

Putih Abu-Abu



Awal ketika kami memasuki gerbang kehidupan pendidikan kami, putih abu-abu adalah suatu kebanggan yang luar biasa bagi kami.
Dan ketika awal kami memasuki kehidupan putih abu-abu kami, kami masih dalam keadaan putih biru tua. Ketika kami akan memasuki dunia putih abu-abu kami, kami perlu melakukan banyak hal dan perlu perjuangan ekstra agar kami dapat melepas baju putih biru tua kami dan menggantinya dengan putih abu-abu yang kami pakai saat ini dengan rasa kebanggaan yang pasti dan bukan sebuah rasa penyesalan yang akan membuat masa depan kami nantinya suram.
Begitu juga dengan kami saat ini, senior putih abu-abu yang nantinya akan melepaskan putih abu-abu kami. Sudah hampir dua setengah tahun kami menggenakannya dengan rasa penuh bangga, dan setengah tahun lagi kami akan melepaskannya.
Bukan suatu hal yang mudah untuk mengulang putih biru tua kami. Melepaskan si putih abu-abu kami dengan rasa kebanggaan bukanlah suatu hal yang mudah, tidak semudah menarik nafas dan menghembuskannya kembali.
Perlu kerja keras ekstra dan lebih keras dari pada saat kami akan melepaskan putih biru tua kami dulu. Ini adalah tentang waktu dan bekal. Ketika waktu yang ada sangatlah terbatas dan bekal yang ada juga serupa, kami pasti akan terseok dan tersungkur saat berjuang melepaskan si putih abu-abu kami.
Sebenarnya, masih ada rasa keengganan untuk kami meninggalkan si putih abu-abu kami. Perjuangan kami, kerja keras kami dan segala usaha kami, ah putih abu-abu…
Ketika kami nantinya telah melepaskan si putih abu-abu kami, mungkin saja kami akan memasuki dunia yang abu-abu. Akan ada diantara kami yang terpisah, melanjutkan masa depan masing-masing dengan menengok kebelakang kembali atau mungkin juga tidak.
Akan ada diantara kami yang nantinya akan memasuki dunia diatas si putih abu-abu, dan ada juga yang akan memasuki dunia kejam yang nyata. Yang tanpa kesiapan yang matang, kami akan terseok dan tertatih ketika menghadapi kehidupan nyata.
Menjadi seoarang putih abu-abu selamanya bukanlah suatu hal yang patut dibanggakan, seiring berjalannya waktu dan usia rasa ingin untuk memulai suatu hal yang baru pastilah semakin besar. Maka ketika kami meninggalkan putih abu-abu kami nanti, kami rasa kami sudah siap dengan segala konsekuensi yang akan kami hadapi kelak.

Magelang, 5 Desember ‘12

Tidak ada komentar:

Posting Komentar