Tuhan...
terima kasih atas waktu yang telah Engkau berikan kepada hamba-Mu ini
Tuhan...
terima kasih engkau masih menempatkanku diantara kedua orang tuaku
terima kasih karena engkau masih memberikan usia dan kesehatan bagiku dan kedua orang tuaku
Tuhan...
ketika nantinya Engkau sudah tidak dapat memberikan waktu yang panjang lagi, Hamba ikhlas
Hamba tidak menginginkan apapun lagi kecuali kehidupan yang terbaik di dunia yang kekal nanti
Tuhan...
Berikanlah kami kesempatan untuk berada di sisi-Mu di akhir hayat kami...
Translate
Jumat, 30 Agustus 2013
Selasa, 30 Juli 2013
Do'a Ulang Tahun
Untukmu teman, yang sekian tahun lalu mengenal dunia:
Pukul 00.02, lagit di luar masih mengitam
Tiupan angin menyayat tulang
Dan suara-suara asing masih bersautan
Aku tahu ini masih awal, tapi aku sudah terlambat
Dua menit!
Waktu yang singkat namun berharga
Tidak ada tiup lilin
Tidak ada potong kue
Hanya panjatan do'a kepada Yang Kuasa teruntuk sahabat tecinta
Selamat bertambah dewasa teman
tersisip harapan terbaik untukmu disetiap do'aku
Magelang, 30 Juli '13
Pukul 00.02, lagit di luar masih mengitam
Tiupan angin menyayat tulang
Dan suara-suara asing masih bersautan
Aku tahu ini masih awal, tapi aku sudah terlambat
Dua menit!
Waktu yang singkat namun berharga
Tidak ada tiup lilin
Tidak ada potong kue
Hanya panjatan do'a kepada Yang Kuasa teruntuk sahabat tecinta
Selamat bertambah dewasa teman
tersisip harapan terbaik untukmu disetiap do'aku
Magelang, 30 Juli '13
Orang Baru
Sekerumunan orang tengah bergemuruh
Terdengar jelas obrolan dari banyak arah
Tawa, eluh, teriakan terdengar jelas dari ujung bumi
Seseorang tiba-tiba datang
Berjalan membelah kerumunan
Seketika gemuruh pergi
Dan pupil-pupil mata mendadak membesar
Magelang, 30 Juli '13
Terdengar jelas obrolan dari banyak arah
Tawa, eluh, teriakan terdengar jelas dari ujung bumi
Seseorang tiba-tiba datang
Berjalan membelah kerumunan
Seketika gemuruh pergi
Dan pupil-pupil mata mendadak membesar
Magelang, 30 Juli '13
Cinta
Cinta itu sulit untuk dideskripsikan
Seperti tarikan dan helaan nafas dalam kehidupan
Cinta adalah hal yang lazim dalam kehidupan
Ketika getaran cinta tengah terasa, akan ada keadaan dimana
dunia hanya milik berdua
Seperti tarikan nafas dalam kehidupan
Seperti itu adanya cinta
Mengiringi setiap perjalanan waktu yang ada
Cinta seperti hembusan nafas
Akan ada waktunya cinta hilang seketika hingga yang tersisa
hanya mati rasa
Putih Abu-Abu
Awal ketika kami memasuki gerbang kehidupan pendidikan kami,
putih abu-abu adalah suatu kebanggan yang luar biasa bagi kami.
Dan ketika awal kami memasuki
kehidupan putih abu-abu kami, kami masih dalam keadaan putih biru tua. Ketika
kami akan memasuki dunia putih abu-abu kami, kami perlu melakukan banyak hal
dan perlu perjuangan ekstra agar kami dapat melepas baju putih biru tua kami
dan menggantinya dengan putih abu-abu yang kami pakai saat ini dengan rasa
kebanggaan yang pasti dan bukan sebuah rasa penyesalan yang akan membuat masa
depan kami nantinya suram.
Begitu juga dengan kami saat ini,
senior putih abu-abu yang nantinya akan melepaskan putih abu-abu kami. Sudah
hampir dua setengah tahun kami menggenakannya dengan rasa penuh bangga, dan setengah
tahun lagi kami akan melepaskannya.
Bukan suatu hal yang mudah untuk
mengulang putih biru tua kami. Melepaskan si putih abu-abu kami dengan rasa
kebanggaan bukanlah suatu hal yang mudah, tidak semudah menarik nafas dan
menghembuskannya kembali.
Perlu kerja keras ekstra dan lebih
keras dari pada saat kami akan melepaskan putih biru tua kami dulu. Ini adalah
tentang waktu dan bekal. Ketika waktu yang ada sangatlah terbatas dan bekal
yang ada juga serupa, kami pasti akan terseok dan tersungkur saat berjuang
melepaskan si putih abu-abu kami.
Sebenarnya, masih ada rasa
keengganan untuk kami meninggalkan si putih abu-abu kami. Perjuangan kami,
kerja keras kami dan segala usaha kami, ah putih abu-abu…
Ketika kami nantinya telah
melepaskan si putih abu-abu kami, mungkin saja kami akan memasuki dunia yang
abu-abu. Akan ada diantara kami yang terpisah, melanjutkan masa depan
masing-masing dengan menengok kebelakang kembali atau mungkin juga tidak.
Akan ada diantara kami yang
nantinya akan memasuki dunia diatas si putih abu-abu, dan ada juga yang akan
memasuki dunia kejam yang nyata. Yang tanpa kesiapan yang matang, kami akan
terseok dan tertatih ketika menghadapi kehidupan nyata.
Menjadi seoarang putih abu-abu
selamanya bukanlah suatu hal yang patut dibanggakan, seiring berjalannya waktu
dan usia rasa ingin untuk memulai suatu hal yang baru pastilah semakin besar.
Maka ketika kami meninggalkan putih abu-abu kami nanti, kami rasa kami sudah
siap dengan segala konsekuensi yang akan kami hadapi kelak.
Magelang, 5 Desember ‘12
Sabtu, 27 Juli 2013
Aku Berbeda
Aku dulu bukan apa-apa.
Masih polos, lugu dan tak tahu apa-apa,
itu dulu, ketika usiaku masih belia.
Masih muda, masih dalam dekapan orang tua.
Namun kini ketika aku telah dewasa,
telah tahu apa yang ada di dunia,
aku menjadi pribadi yang berdeda.
Tak suka untuk dimanja dan berwatak keras kepala
Masih polos, lugu dan tak tahu apa-apa,
itu dulu, ketika usiaku masih belia.
Masih muda, masih dalam dekapan orang tua.
Namun kini ketika aku telah dewasa,
telah tahu apa yang ada di dunia,
aku menjadi pribadi yang berdeda.
Tak suka untuk dimanja dan berwatak keras kepala
Langganan:
Komentar (Atom)